Teknik Industri Universitas Surabaya

 
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Berita Kunjungan Industri: PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk & PT Indofood Sukses Makmur CBP, Tbk

Kunjungan Industri: PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk & PT Indofood Sukses Makmur CBP, Tbk

E-mail Print PDF

Pada tanggal 20 Februari 2013 kemarin, rombongan yang terdiri dari dosen-dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik berkunjung ke dua pabrik yang terletak di Pasuruan, yaitu PT. Nippon Indosari Corpindo, Tbk yang terkenal dengan produknya Sari Roti, dan PT. Indofood Sukses Makmur CBP, Tbk dengan produknya yang sudah mendunia yaitu Indomie. Dua rangkaian acara ini adalah agenda rutin Jurusan Teknik Industri Ubaya untuk melakukan visitasi ke industri yang nantinya menambah knowledge tentang kekinian informasi produk ataupun proses yang ada. Tidak menutup kemungkinan, hal ini akan menjadi pijakan untuk menjajaki inisiatif kerjasama antara Jurusan Teknik Industri Ubaya dan pihak industri.

Kunjungan pertama adalah kunjungan ke PT. Nippon Indosari Corpindo, Tbk yang terletak di kompleks industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). Setelah diterima dengan ramah oleh bagian Public Relation (Ibu Diah), berikutnya diberikan penjelasan tentang sejarah pendirian pabrik roti ini. Pabrik ini didirikan atas peluang yang terlihat, bahwa selama ini yang ada di Indonesia adalah home industry atau bread outlet, sedangkan pabrik yang dapat memproduksi roti secara masal dan mencapai pelosok Indonesia belum ada. Karena itu didirikan pabrik roti skala masal di Cikarang dan kemudian yang di PIER. Di kompleks PIER ini, pabrik yang didirikan pada tahun 2005 memiliki 3 production lines. Roti yang diproduksi dapat dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu roti tawar dan roti manis, dengan berbagai variannya. Selanjutnya rombongan diajak berkeliling melihat proses produksi.

Proses pembuatan roti dimulai dari penimbangan bahan, sponge mixing dan fermentasi, dough mixing, dividing dan rounding, intermediate proofing, sheeting, molding, panning, final proofing, baking, depanning dan cooling. Setelah roti dikeluarkan dari cetakan, selanjutnya adalah proses slicing untuk roti tawar, packaging, metal detecting dan storage. Khusus untuk storage, roti hanya disimpan selama beberapa jam, sebelum didistribusikan ke area Indonesia Timur. Acara dilanjutkan dengan tanya jawab yang cukup interaktif. Berbagai pertanyaan menarik yang cukup interaktif telah dijelaskan dengan detail, mencakup perihal sejarah perusahaan, distribusi, pengelolaan barang reject dan retur, dan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dilakukan perusahaan ini. Semuanya untuk menjamin mutu produk yang bermoto 3H : Halal, Healthy dan Hygienic.

Seusai makan siang, kami melanjutkan perjalanan ke PT. Indofood Sukses Makmur CBP, Tbk. Satu yang mengesankan dari perusahaan ini adalah petugas pengamanannya yang memandu kami dengan ramah, dan mengingatkan tentang pelaksanaan SMK3 (Sistim Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja) yang diterapkan secara menyeluruh. Tujuannya agar tidak hanya pegawai yang dijamin keselamatannya, namun juga pengunjung dapat mengikuti prosedur yang berlaku. Bapak Fatih memandu kami dengan menjelaskan susunan acara. Perusahaan yang awalnya bernama PT. Sanmaru Food Manufacturing ini berdiri sejak tahun 1982, kemudian dalam perjalanannya makin besar, dan pada tahun 2010 namanya berubah menjadi PT. Indofood Sukses Makmur  CBP, Tbk. Saat ini berbagai merk mie instan diproduksi di pabrik tersebut, dan telah diekspor ke manca negara. Selanjutnya kami diajak berkeliling untuk melihat proses produksi mie instan. Awalnya adalah proses penggilingan adonan, kemudian adonan dibentuk menjadi mie, dipotong sesuai ukuran yang telah ditentukan. Berikutnya adalah proses pengukusan, penggorengan, pendinginan dan pengemasan. Semua dilakukan secara higienis melalui mesin dan conveyor, hanya pada proses menaruh bumbu dan minyak ke atas mie instan dilakukan secara manual. Kembali ke ruang pertemuan, acara dilanjutkan dengan tanya jawab, yang dipandu oleh Bapak Richwan Isdarwanta selaku Safety and Health Manager. Banyak pertanyaan menarik yang dijawab dengan sangat baik oleh Bapak Richwan. Di antaranya penjelasan mengenai keamanan mengonsumsi mie instan, pasar mie instan produksi Indofood di luar negeri, kandungan vitamin mie, serta alasan adanya keberagaman merk mie yang dikeluarkan perusahaan ini.

Kunjungan kali ini telah memberi manfaat bagi rombongan mengenai pentingnya menjaga mutu produk dari waktu ke waktu, sehingga loyalitas konsumen dapat terus dijaga. Selain itu, pemahaman akan proses produksi serta lingkungan kerja yang mengutamakan unsur safety and health sangatlah penting dalam memberikan jaminan dasar akan keamanan produk dan proses bagi seluruh stakeholder.
Viva academia! (eds. IH, MH)

Last Updated ( Tuesday, 26 March 2013 08:30 )