Teknik Industri Universitas Surabaya

 
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Berita TI-DMP Ubaya Juara 2 & Best Stand di CHRONICS - UGM

TI-DMP Ubaya Juara 2 & Best Stand di CHRONICS - UGM

E-mail Print PDF
CHRONICS 2013 (Challenge on Product Design and Ergonomics) adalah lomba desain produk yang ergonomis ke-6 dan pertama kali dibuka untuk tingkat regional Asia Tenggara yang diadakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta dengan tema Home Appliance for Seniors. Dari 72 proposal yang diterima oleh pihak panitia CHRONICS 2013, setelah melalui proses seleksi yang ketat, dipilihlah 15 tim yang lolos dari tahap penyeleksian dan maju ke babak semifinal pada tanggal 7 Juni 2013 sampai dengan 9 Juni 2013. Seleksi dilakukan oleh para ahli dan akademisi Ergonomi dan didukung oleh Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI). Tim Vincintore dari Universitas Surabaya yang beranggotakan Steven Sanjaya Joeswanto, Yoana Kartika Handoko, Hendro Ongkowijoyo dari jurusan Teknik Industri angkatan 2010 dan Kristi Oktiviani dari jurusan Desain Manajemen Produk angkatan 2010 berhasil lolos ke babak semifinal dengan mengusung sebuah produk bernama POUGER (Pour the liquid with your finger). POUGER merupakan alat yang dapat membantu manula dalam menuang air ataupun minuman jenis lain dengan nyaman dan ergonomis. Selain itu, POUGER juga dilengkapi dengan kotak obat yang dapat mengingatkan manula untuk meminum obatnya sesuai dengan waktu yang ditentukan (pagi, siang, dan malam). Di babak semifinal, Tim Vincintore-UBAYA harus berhadapan dengan para kontestan lain yang berasal dari 2 tim dari Universitas Indonesia (UI), 3 tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB), 3 tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM), 1 tim dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), 1 tim dari Institut Teknologi Telkom (IT TELKOM), 1 tim dari Universitas Islam Indonesia (UII), 1 tim dari Universitas Brawijaya (UB), dan 2 tim dari Universitas Andalas (Unand).

Kelima belas tim tersebut diwajibkan mengikuti serangkaian tahap penyeleksian mulai dari presentasi proposal (day-1), case study (day-2), dan expo (day-3)Pada setiap tahapnya, para dewan juri yaitu Dr. dr. Lientje Setyawati K, MS, SpOK selaku juri di bidang ergonomi, Bapak Andi Rahadiyan Wijaya ST., M.Sc., Ph.D dan Dr. Ir. Alva Edy Tontowi, M.Sc. selaku juri di bidang product design, Bapak I Gusti Bagus Dharma, ST., M.Eng., Ph.D selaku juri di bidang manufaktur, dan Ibu Handini Audita, S.E., M.Sc. selaku juri di bidang ekonomi memberikan penilaian yang diakumulasi untuk menentukan pemenang dari lomba ini. Penilaian didasarkan pada 3 kategori besar yaitu product design, ergonomi, dan feasibility study analysis. Berkat pembekalan ilmu, saran, dan masukan dari dosen Ibu Linda Herawati Gunawan, S.T., M.T., Ibu Rosita Meitha S.T., M.T., Bapak Markus Hartono, S.T., M.Sc., Ph.D., CHFP, dan Bapak Ir. Sritomo Wignjosoebroto, M.Sc., tim Vincintore berhasil lolos ke 7 besar (BIG 7) yang melanjutkan presentasi dan business speech yang berlokasi di Atrium Malioboro Mall yang padat akan pengunjung untuk menyakinkan para dewan juri yang kali ini berperan sebagai para investor. Selain Tim Vincintore yang berhasil lolos ke 7 besar, ke-enam tim lainnya adalah 3 tim dari ITB, 2 tim dari UGM, dan 1 tim dari UI. Berkas kerja keras, effort yang luar biasa dan tentunya berkat melimpah dari Yang Maha Kuasa, Tim Vincintore berhasil meraih Juara 2 dan memperoleh penghargaan Best Stand untuk acara Expo yang diadakan di Atrium Malioboro Mall. Namun tidak hanya itu, tim Vincintore yang berasal dari Ubaya merupakan satu-satunya universitas swasta yang pertama kali menjuarai CHRONICS. Sedangkan Juara 1 dan Juara 3 diraih oleh tuan rumah yaitu tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Prestasi yang membanggakan ini semakin membuktikan bahwa Universitas Surabaya (UBAYA) mampu bersaing dengan universitas-universitas ternama dari seluruh Indonesia dan bahkan ditingkat regional. Kolaborasi TI-DMP Ubaya semakin menegaskan enrichment, enhancement & encouragement untuk pembekalan sisi knowledge, skill and attitude yang notabene adalah modal yang powerful untuk berlomba. Vivat academia! (Contr. YKH, SSJ; Ed. MH)
Last Updated ( Wednesday, 12 June 2013 13:36 )