Teknik Industri Universitas Surabaya

 
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Berita Pendampingan Penerapan SNI ISO 9001:2008 di 50 UMKM Jawa Timur

Pendampingan Penerapan SNI ISO 9001:2008 di 50 UMKM Jawa Timur

E-mail Print PDF

Dalam mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk lebih mengenal standar dan khususnya mampu menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 sehingga lebih berdaya saing, Badan Standarisasi Nasional (BSN) melalui program “Bimbingan Penerapan SNI (ISO 9001:2008) untuk Usaha Mikro Kecil” memberikan hibah kepada Universitas Surabaya (Ubaya) melalui Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM) untuk melakukan pendampingan kepada 50 UMK di Jawa Timur, selanjutnya 50 UMKM tersebut akan diseleksi oleh BSN untuk mengikuti tahapan pengajuan sertifikasi SNI (ISO 9001:2008). Pendampingan dilakukan oleh 10 tim dari Ubaya dimana setiap tim akan mendampingi lima UMKM dengan komposisi tiap tim terdiri dari 3 anggota yang secara keseluruhan melibatkan sekitar 20 dosen, 5 karyawan dan 5 mahasiswa dari berbagai fakultas.

Dalam keterlibatannya dalam program ini, beberapa dosen Jurusan Teknik Industri (TI) Ubaya seperti Muhammad Rosiawan, Stefanus Soegiharto, Yenny Sari, Arbi Hadiyat, dan Rahman Dwi Wahyudi berperan sebagai Ketua atau Anggota Tim Pendamping. Selain itu, ada empat mahasiswa TI Ubaya (Khanis Christine Falencia, Arif Rachman Halid, Randy Soeyanto dan Cindy), yang terlibat aktif dalam keseluruhan tahapan proses program ini dan menjadikannya sebagai topik penelitian Tugas Akhir. Program pendampingan dan bimbingan penerapan SNI ISO 9001:2008, yang dikoordinir oleh Bapak Muhammad Rosiawan, melibatkan 50 UMK dari berbagai bidang usaha seperti produsen alas kaki, makanan minuman, kerajinan perak, batik, boneka dan kosmetik, yang tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Mojosari, dan Mojokerto.

Program pendampingan ini berlangsung sekitar 5 bulan, dimulai dari Agustus – Desember 2015, tahapannya dimulai dari proses identifikasi kesiapan dan kelayakan UMK untuk ikut dalam program, perancangan Sistem Manajemen Mutu dan dokumentasinya, pelatihan terkait ISO 9001:2008, implementasi, audit internal dan eksternal oleh BSN maupun Lembaga Sertifikasi yang ditunjuk, dan tujuan akhirnya untuk perolehan Sertifikasi ISO 9001:2008. Skema program kerjasama yang sama juga dilakukan BSN dengan lima universitas lain, yaitu Universitas Sriwijaya - Palembang, Institut Pertanian Bogor, Universitas Diponegoro – Semarang, Universitas Jenderal Sudirman Purwokerto dan Universitas Mulawarman – Samarinda. Bersama-sama dengan Ubaya, para universitas ini menyatakan komitmen untuk peningkatan daya saing produk para UMKM melalui implementasi ISO kepada 300 UMKM di seluruh kawasan Indonesia.

Proses pendampingan penerapan ISO 9001: 2008 kepada UMKM tentunya memiliki tantangan tersendiri. Selain upaya membuat pelaku UMKM sadar akan manfaat penerapan ISO 9001:2008 dan konsisten untuk menjalankan rancangan Sistem Manajemen Mutu yang sudah, juga ada resistansi yang muncul dari karyawan yang bekerja pada UMKM tersebut akibat proses audit yang dipersyaratkan maupun keterbatasan kemampuan/latar belakang pendidikan sumber daya manusia yang ada. Namun, berkat komitmen pemilik UMKM dan personal tim pendamping dari Ubaya yang tinggi akhirnya berhasil mengantarkan 4 UMKM mendapatkan Sertifikasi ISO 9001:2008 dari dua lembaga sertifikasi (PT. Mutu Agung Lestari dan SUCOFINDO), keempat UMKM diantaranya adalah:

1.    Alami Apel - Pasuruan, produsen minuman sari apel dengan tim pembimbing Arif Herlambang, Mario Christian

2.   Al Atthyah, UD – Mojokerto , produsen alas kaki (sandal kulit) dengan tim pembimbing Juliani Dyah Trisnawati, Marselius Sampe Tondok, Aziz Qodri, Arif Rachman Halid

3.   Carita Niaga, CV – Sidoarjo, produsen alas kaki (sepatu kulit) dengan tim pembimbing Muhammad Rosiawan, Hari Hananto, Rahman Dwi Wahyudi, Randy Soejanto

4.     Dede Satoe - Surabaya, produsen aneka sambal & bumbu dengan tim pembimbing Ubaya Yenny Sari, Yenny Sugiarti, Khanis Christine.

Menjelang akhir program pendampingan, 30 November 2015, BSN mengadakan workshop yang diikuti sekitar 50 orang perwakilan dari UMK dam tim pendamping Ubaya dalam rangka sharing forum, dengan pembicaranya oleh Pak Achmad Basuki (Kepala Dinas Koperasi UMKM Jawa Timur), Pak Suprapto selaku Peneliti Madya BSN dan mantan Deputi Kepala BSN Bidang Penerapan Standardisasi & Akreditasi, Pak Muhammad Rosiawan dan Ibu Yenny Sari (perwakilan dari Ubaya). BSN mengapresiasi hasil kerja tim pendamping dari Ubaya, demikian juga para pemilik UMKM melalui beberapa testimoni berikut. (YS)

Ibu Susilaningsih (Dede Satoe)

… Kami atas nama Dede Satoe sangat berterimakasih kepada pendampingan ISO 9001:2008 oleh tim dari UBAYA yang telah bekerja keras tidak kenal waktu dan tidak kenal lelah terus mendampingi kami. Sejak mulai Bulan Agustus sampai Desember 2015 terus membimibing kami, dari mulai tidak tahu apa-apa yang harus dikerjakan dengan Manajemen Mutu. Mengingat tenaga kerja kami baik dilihat dari kualitas maupun kuantitas sangat- sangat kurang. Tapi,  terus dibimbing sampai kami bisa dinyatakan Closed dari ketidaksesuaian Audit ISO 9001: 2008 oleh PT MUTU AGUNG LESTARI. Kami bersyukur luar biasa, tim dari UBAYA mendampingi kami dengan penuh kesabaran, kerja keras, gigih dalam mendampingi kami. Saya pribadi sudah tidak bisa menyampaikan kata- kata lagi, sungguh luar biasa... 

Pak Kuntjoro (Carita Niaga, CV):

….  Melalui penerapan Standar Berbasis Internasional ISO 9001 ini, saya banyak mengambil manfaat dengan rapinya manajemen perusahaan saya, sehingga saya bisa fokus ke hubungan dengan pelanggan dan supplier serta mencari peluang pasar baru di lokal, nasional, bahkan internasional. Demikian juga karyawan merasa jelas dengan tujuan yang dicapai perusahaan dan bagaimana mereka berkontribusi dalam pencapaian tersebut

Last Updated ( Friday, 15 January 2016 17:14 )