Artikel Archives - Teknik Industri Ubaya https://ti.ubaya.ac.id/category/artikel/ Fun Learning, Bright Career Fri, 06 Mar 2026 04:29:57 +0000 en-US hourly 1 Rapat Koordinasi Awal Semester: Teknik Industri UBAYA Siap Menjalani Semester Baru https://ti.ubaya.ac.id/2026/02/27/rapat-koordinasi-awal-semester-teknik-industri-ubaya-siap-menjalani-semester-baru/ Fri, 27 Feb 2026 05:25:00 +0000 https://ti.ubaya.ac.id/?p=93457 Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) menggelar Rapat Koordinasi Awal Semester pada Jumat, 27 Februari 2026, di ruang diskusi Lab Desain Kerja dan Ergonomi (DKE). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan perkuliahan serta menyelaraskan program kerja di semester yang baru. Rapat dipimpin oleh Ketua Program Studi, Bapak Gunawan, Ph.D., yang menegaskan pentingnya […]

The post Rapat Koordinasi Awal Semester: Teknik Industri UBAYA Siap Menjalani Semester Baru appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>

Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) menggelar Rapat Koordinasi Awal Semester pada Jumat, 27 Februari 2026, di ruang diskusi Lab Desain Kerja dan Ergonomi (DKE). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan perkuliahan serta menyelaraskan program kerja di semester yang baru.

Rapat dipimpin oleh Ketua Program Studi, Bapak Gunawan, Ph.D., yang menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga mutu pembelajaran dan pelayanan akademik.

“Semester baru selalu menjadi kesempatan untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih baik. Dengan kerja sama tim, kita dapat memberikan pengalaman belajar terbaik bagi mahasiswa — fun learning and bright career,” ujar Pak Gunawan.

Selain membahas kesiapan teknis perkuliahan, forum ini juga menjadi ajang refleksi atas capaian Semester Gasal 2025/2026. Program Studi Teknik Industri UBAYA telah menyelesaikan sejumlah agenda strategis, termasuk penguatan proses akreditasi internasional melalui Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE), penyempurnaan rancangan kurikulum, serta persiapan dan implementasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Suasana rapat berlangsung hangat dan produktif. Diskusi yang terjadi mencerminkan kesiapan seluruh dosen untuk menyambut semester baru dengan perencanaan matang dan semangat kebersamaan. Seluruh upaya ini diarahkan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang fun learning serta menyiapkan lulusan dengan bright career yang siap bersaing di dunia profesional. (ed)

#FunLearningBrightCareer

The post Rapat Koordinasi Awal Semester: Teknik Industri UBAYA Siap Menjalani Semester Baru appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>
Dari UBAYA ke Industri Energi Global: Perjalanan Karir Vincent Tjendra di Taiwan https://ti.ubaya.ac.id/2026/02/20/dari-ubaya-ke-industri-energi-global-perjalanan-karir-vincent-tjendra-di-taiwan/ Fri, 20 Feb 2026 04:15:41 +0000 https://ti.ubaya.ac.id/?p=93471 Vincent Tjendra, alumni Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) angkatan 2018, kini berkarier sebagai Process Engineer di Walsin Energy Cable System Co., Ltd., Taiwan. Ia berbagi cerita tentang perjalanan studinya, pengalaman bekerja di industri energi, serta pesan bagi mahasiswa yang ingin berkarier di tingkat internasional dalam perbincangan bersama Maria, mahasiswa Teknik Industri UBAYA angkatan 2023. Dari […]

The post Dari UBAYA ke Industri Energi Global: Perjalanan Karir Vincent Tjendra di Taiwan appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>

Vincent Tjendra, alumni Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) angkatan 2018, kini berkarier sebagai Process Engineer di Walsin Energy Cable System Co., Ltd., Taiwan. Ia berbagi cerita tentang perjalanan studinya, pengalaman bekerja di industri energi, serta pesan bagi mahasiswa yang ingin berkarier di tingkat internasional dalam perbincangan bersama Maria, mahasiswa Teknik Industri UBAYA angkatan 2023.

Dari Ruang Kuliah ke Karier Global

Tidak pernah terpikir sebelumnya bagi Vincent Tjendra bahwa perjalanan akademiknya di Program Studi Teknik Industri UBAYA akan membawanya hingga bekerja di industri energi di Taiwan. Namun keberanian mencoba peluang baru serta pengalaman belajar yang ia dapatkan selama kuliah membuka jalan menuju karier internasional.

Setelah lulus dari Teknik Industri UBAYA pada tahun 2018, Vincent memutuskan melanjutkan studi ke Taiwan. Keputusan tersebut dipengaruhi oleh rekomendasi kakak tingkatnya yang pernah mengikuti program student exchange di negara tersebut. Taiwan dinilainya memiliki banyak keunggulan, mulai dari perkembangan teknologi yang pesat, budaya yang relatif dekat dengan Indonesia, hingga komunitas mahasiswa Indonesia yang cukup besar.

Sebelum berangkat, Vincent juga berdiskusi dengan para dosen di Teknik Industri UBAYA yang memberikan dukungan dan masukan terkait rencana studinya di luar negeri. Pengalaman belajar di Program Studi Teknik Industri UBAYA yang telah terakreditasi Unggul secara nasional (LAM Teknik) dan memperoleh akreditasi internasional (IABEE) menjadi bekal penting baginya untuk beradaptasi di lingkungan akademik global. Ia juga mengenang suasana perkuliahan yang interaktif dan suportif, di mana mahasiswa didorong untuk aktif berdiskusi serta mengembangkan soft skill melalui berbagai kegiatan organisasi.

“Lingkungan belajar di TI UBAYA sangat mendukung. Dosen-dosennya terbuka untuk berdiskusi dan mendorong mahasiswa untuk terus berkembang,” kenang Vincent.

Belajar Human Factors di NTUST

Vincent kemudian melanjutkan studinya di National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) dengan fokus pada bidang Human Factors, berbeda dari topik skripsinya di UBAYA yang berkaitan dengan Lean Six Sigma.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan selama masa studinya adalah ketika ia mengikuti safety pilot training di bandara, termasuk kesempatan mengunjungi Air Traffic Control (ATC) Tower dan melihat langsung bagaimana petugas mengatur lalu lintas udara. Penelitian tesisnya membahas klasifikasi akar penyebab kegagalan teknis pesawat menggunakan pendekatan sistematis melalui kerangka kerja Rasmussen’s Risk Management Framework.

“Di dunia kerja, kita harus belajar melihat masalah secara menyeluruh, menemukan akar penyebabnya, lalu menentukan solusi yang tepat,” jelas Vincent.

Berkontribusi dalam Industri Energi Terbarukan

Setelah menyelesaikan studinya, Vincent bergabung dengan Walsin Energy Cable System (WECS) sebagai Process Engineer di Manufacturing Department. Perusahaan ini merupakan joint venture antara Walsin Lihwa (Taiwan) dan NKT (Denmark) yang bergerak di bidang submarine cable untuk mendukung pengembangan energi terbarukan.

Menurut Vincent, tren global menuju green energy membuat kebutuhan submarine cable semakin meningkat, terutama untuk menghubungkan turbin angin di laut dengan gardu listrik di darat. Dalam pekerjaannya, Vincent menerapkan pendekatan system thinking dan continuous improvement mindset, termasuk mensimulasikan alur kerja agar proses produksi dapat berjalan lebih aman, ergonomis, dan efisien.

Pesan untuk Mahasiswa TI UBAYA

Bagi mahasiswa yang ingin berkarier di bidang manufaktur, energi, atau bahkan di tingkat internasional, Vincent membagikan beberapa tips penting:

  1. Miliki ketekunan dan jangan mudah menyerah.
  2. Kembangkan kemampuan berpikir kritis.
  3. Perkuat soft skill seperti komunikasi dan kerja sama tim.
  4. Aktif dalam organisasi atau kepanitiaan untuk melatih kepemimpinan.
  5. Bangun networking sejak dini.
  6. Lakukan riset tentang perusahaan sebelum melamar pekerjaan.

Menutup ceritanya, Vincent mengingatkan bahwa masa kuliah merupakan waktu yang sangat berharga untuk mempersiapkan masa depan.

“Usaha dan waktu yang kita investasikan selama masa kuliah akan menjadi modal yang sangat berharga untuk masa depan.”

Perjalanan Vincent menunjukkan bahwa lulusan Teknik Industri UBAYA memiliki peluang besar untuk berkiprah di tingkat global, terutama di industri yang terus berkembang seperti sektor energi.

Terima kasih atas sharing pengalamannya. Semoga kisah Vincent dapat menginspirasi mahasiswa untuk terus mengembangkan diri dan berkarier di tingkat global. (mm & ih, edited by ed)

#FunLearningBrightCareer

The post Dari UBAYA ke Industri Energi Global: Perjalanan Karir Vincent Tjendra di Taiwan appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>
Meet The Parents: Sinergi Kampus dan Orang Tua dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Global https://ti.ubaya.ac.id/2026/02/15/meet-the-parents-sinergi-kampus-dan-orang-tua-dalam-mewujudkan-pendidikan-berkualitas-global/ Sun, 15 Feb 2026 07:00:54 +0000 https://ti.ubaya.ac.id/?p=93444 Komitmen terhadap mutu pendidikan kembali ditegaskan melalui kegiatan Meet The Parents yang diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) pada hari Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antara kampus dan orang tua dalam mendampingi perjalanan akademik mahasiswa sejak semester pertama. Dalam sambutannya, Gunawan, Ph.D., selaku Ketua […]

The post Meet The Parents: Sinergi Kampus dan Orang Tua dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Global appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>

Komitmen terhadap mutu pendidikan kembali ditegaskan melalui kegiatan Meet The Parents yang diselenggarakan oleh Program Studi (Prodi) Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) pada hari Jumat, 13 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antara kampus dan orang tua dalam mendampingi perjalanan akademik mahasiswa sejak semester pertama.

Dalam sambutannya, Gunawan, Ph.D., selaku Ketua Prodi Teknik Industri UBAYA menyampaikan bahwa Prodi Teknik Industri UBAYA telah terakreditasi Unggul (LAM Teknik) serta memperoleh akreditasi internasional (IABEE), sebagai bentuk pengakuan atas kualitas kurikulum, proses pembelajaran, tata kelola, serta daya saing lulusan di tingkat global. Capaian ini menunjukkan komitmen program studi dalam menghadirkan pendidikan yang berstandar tinggi dan relevan dengan kebutuhan industri.

Acara yang berlangsung di Ruang Magister Teknik Industri (MTI) ini dihadiri oleh Ketua Program Studi, Ketua Laboratorium, Academic Advisor (AA), serta dosen wali yang akan mendampingi mahasiswa selama masa studi. Dalam sesi pemaparan, orang tua memperoleh informasi mengenai sistem pembelajaran, kalender akademik, evaluasi hasil studi semester pertama, serta berbagai program unggulan seperti kerja sama internasional, dan kesempatan magang industry.

Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran aktif orang tua dalam memantau dan mendukung perkembangan akademik mahasiswa. Kampus membuka ruang komunikasi yang transparan agar orang tua dapat memahami capaian studi, tantangan yang dihadapi mahasiswa, serta strategi pendampingan yang dapat dilakukan. Sinergi antara kampus dan keluarga diharapkan mampu membantu mahasiswa menjaga motivasi, membangun kemandirian, serta menyelesaikan studi secara optimal dan tepat waktu.

Pada akhir sesi, dua mahasiswa Teknik Industri Angkatan 2022, yaitu Charlotie Arliza Chelonia Frans dan Michael, turut berbagi pengalaman mengenai proses pembelajaran yang mereka jalani. Mereka menceritakan bagaimana perkuliahan tidak hanya menekankan pada pemahaman teori, tetapi juga pada penyelesaian studi kasus, kerja tim, serta penerapan konsep di dunia nyata. Mahasiswa juga menyampaikan bahwa dosen dan Academic Advisor berperan aktif dalam mendampingi, memberikan arahan akademik, serta membantu mereka menyusun strategi belajar agar dapat melewati setiap tahap perkuliahan dengan baik. Pendampingan yang intensif ini menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung keberhasilan perjalanan akademik mahasiswa.

Antusiasme orang tua terlihat dalam sesi diskusi yang berlangsung hangat dan interaktif. Dialog yang terbangun mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan berorientasi pada pencapaian terbaik mahasiswa. Dengan dukungan kampus serta keterlibatan aktif orang tua dalam memantau perkembangan akademik, mahasiswa diharapkan mampu tumbuh menjadi lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. (ed)

#Fun Learning, Bright Career!

 

The post Meet The Parents: Sinergi Kampus dan Orang Tua dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Global appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>
Menyongsong Kurikulum 2026: Adaptif, Profesional, dan Berwawasan Global https://ti.ubaya.ac.id/2026/02/13/menyongsong-kurikulum-2026-adaptif-profesional-dan-berwawasan-global/ Fri, 13 Feb 2026 05:31:37 +0000 https://ti.ubaya.ac.id/?p=93464 Sebagai Program Studi yang telah meraih Akreditasi Unggul (LAM Teknik) dan akreditasi internasional IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education), Teknik Industri Ubaya berkomitmen terhadap mutu pendidikan melalui evaluasi dan pengembangan berkelanjutan. Untuk menghadapi dinamika industri dan percepatan perkembangan teknologi, TI Ubaya secara rutin mengadakan rapat untuk mempersiapkan Kurikulum 2026 sebagai langkah strategis untuk menjaga […]

The post Menyongsong Kurikulum 2026: Adaptif, Profesional, dan Berwawasan Global appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>

Sebagai Program Studi yang telah meraih Akreditasi Unggul (LAM Teknik) dan akreditasi internasional IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education), Teknik Industri Ubaya berkomitmen terhadap mutu pendidikan melalui evaluasi dan pengembangan berkelanjutan. Untuk menghadapi dinamika industri dan percepatan perkembangan teknologi, TI Ubaya secara rutin mengadakan rapat untuk mempersiapkan Kurikulum 2026 sebagai langkah strategis untuk menjaga relevansi akademik sekaligus memperkuat kesiapan lulusan di tingkat nasional maupun internasional. Penyusunan kurikulum ini dilakukan melalui evaluasi internal secara berkala serta diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pertemuan dengan mitra industri dan diskusi dengan alumni untuk memastikan keselarasan dengan kebutuhan profesional di lapangan.

Secara umum, penguatan kurikulum diarahkan pada penyesuaian capaian pembelajaran lulusan agar tetap selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan profesi yang terus berubah. Materi pembelajaran secara bertahap juga mengintegrasikan perkembangan teknologi serta isu keberlanjutan, sehingga mahasiswa memperoleh pemahaman yang kontekstual dan relevan dengan dinamika global saat ini.

Kurikulum 2026 turut memberikan perhatian pada penguatan kompetensi non-teknis, seperti kemampuan berpikir kritis, komunikasi yang efektif, serta kolaborasi dalam tim multidisiplin. Pengalaman belajar dirancang semakin aplikatif melalui pembelajaran berbasis proyek, praktik, dan interaksi dengan dunia industri, sehingga mahasiswa dapat mengaitkan teori dengan implementasi nyata. Mahasiswa dapat menempuh career path yang ditawarkan selain belajar di kelas, seperti pengalaman magang di industri, wirausaha, mendapatkan kesempatan pertukaran mahasiswa yang mengesankan, atau menempuh double degree dengan kampus mitra di luar negeri.

Melalui Kurikulum 2026, Program Studi berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna, terintegrasi, dan berorientasi masa depan. Dengan fondasi mutu yang kuat dan pendekatan yang adaptif, lulusan diharapkan tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan profesional dan perspektif global untuk berkontribusi dalam perkembangan industri dan masyarakat. (ed & ih)

#FunLearningBrightCareer

The post Menyongsong Kurikulum 2026: Adaptif, Profesional, dan Berwawasan Global appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>
ECoGREEN 2026: Dari Literasi Ekologis Menuju Aksi Nyata Keberlanjutan https://ti.ubaya.ac.id/2026/02/11/ecogreen-2026-dari-literasi-ekologis-menuju-aksi-nyata-keberlanjutan/ Wed, 11 Feb 2026 04:22:09 +0000 https://ti.ubaya.ac.id/?p=93478 Universitas Surabaya (UBAYA) sebelumnya terlibat dalam proyek internasional Erasmus+ ECoGREEN, sebuah kolaborasi perguruan tinggi di Indonesia dan Eropa yang bertujuan memperkuat literasi ekologis serta praktik keberlanjutan dalam pendidikan tinggi. Dalam proyek ini, Prof. Ir. Markus Hartono, S.T., M.Sc., Ph.D., CHFP, IPU, ASEAN Eng., GRI CSP, Guru Besar Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA), berperan […]

The post ECoGREEN 2026: Dari Literasi Ekologis Menuju Aksi Nyata Keberlanjutan appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>

Universitas Surabaya (UBAYA) sebelumnya terlibat dalam proyek internasional Erasmus+ ECoGREEN, sebuah kolaborasi perguruan tinggi di Indonesia dan Eropa yang bertujuan memperkuat literasi ekologis serta praktik keberlanjutan dalam pendidikan tinggi. Dalam proyek ini, Prof. Ir. Markus Hartono, S.T., M.Sc., Ph.D., CHFP, IPU, ASEAN Eng., GRI CSP, Guru Besar Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA), berperan sebagai salah satu koordinator dari UBAYA dalam konsorsium proyek. Seiring dengan berakhirnya periode program, pada Januari–Februari 2026 diselenggarakan rangkaian kegiatan penutup dan diseminasi melalui tiga agenda utama, yaitu ECoGREEN International Conference 2026, National Student Conference on Sustainability, serta ECoGREEN Project Closure Meeting. Prof. Ir. Markus Hartono bersama tim UBAYA turut hadir dan berperan aktif dalam ketiga kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi literasi ekologis menjadi praktik keberlanjutan yang aplikatif dan berdampak jangka panjang.

ECoGREEN International Conference 2026

Tanggal: 21 – 22 Januari 2026
Lokasi: Soegijapranata Catholic University (SCU), Semarang
Tema: Beyond Ecological Literacy: From Knowledge to Actionable Practices for Sustainability

Konferensi internasional ini menjadi forum strategis yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi industri, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk mendiskusikan penguatan literasi ekologis menuju implementasi nyata dalam sistem pendidikan, kebijakan, dan praktik masyarakat. Selama dua hari, peserta terlibat dalam sesi pleno dan paralel yang membahas inovasi pembelajaran keberlanjutan, praktik industri hijau, kolaborasi lintas sektor, serta strategi integrasi prinsip sustainability ke dalam kurikulum pendidikan tinggi. Dinamika diskusi menunjukkan bahwa literasi ekologis tidak lagi berhenti pada tataran konseptual, tetapi bergerak menuju model implementatif yang dapat direplikasi di berbagai konteks local. Konferensi ini juga menonjolkan kontribusi para fasilitator dan pemimpin Indonesia, termasuk Prof. Dr. Budi Widianarko (SCU) serta perwakilan industri dari FrieslandCampina. Energi kolaboratif terlihat jelas dalam sesi diskusi intensif maupun jejaring akademik yang terbangun.

Dalam kegiatan ini, Prof. Ir. Markus Hartono (UBAYA) berperan sebagai salah satu moderator pada sesi internasional, memfasilitasi dialog ilmiah lintas negara dan memastikan diskusi berjalan produktif serta berorientasi solusi. Peran tersebut sejalan dengan tanggung jawab beliau sebagai Koordinator Work Package 6 (Project Communication, Dissemination, and Exploitation) dalam proyek ECoGREEN, yang berfokus pada strategi komunikasi, penyebarluasan hasil proyek, dan keberlanjutan dampak program. Konferensi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi internasional dapat diterjemahkan menjadi praktik berkelanjutan yang kontekstual dan berdampak bagi komunitas lokal.

National Student Conference on Sustainability

Tanggal: 22 Januari 2026
Lokasi: Campus 2, Faculty of Pharmacy, Universitas Wahid Hasyim
Peserta: ±250 mahasiswa

Mengusung tema From Green Minds to Green Actions, konferensi mahasiswa nasional ini menjadi wadah aktualisasi generasi muda dalam menerjemahkan teori keberlanjutan menjadi rencana aksi nyata. Lebih dari 250 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi hadir untuk mempresentasikan gagasan, proyek, dan inovasi berkelanjutan. Sorotan utama kegiatan ini adalah presentasi mahasiswa yang menunjukkan kesiapan “Green Generation” untuk menjadi agen perubahan. Setiap proyek yang dipresentasikan mencerminkan integrasi antara pengetahuan akademik dan implementasi berbasis komunitas.

Dalam konferensi ini, Prof. Ir. Markus Hartono turut berperan sebagai salah satu juri dalam sesi presentasi mahasiswa nasional dengan pengantar bahasa Inggris. Peran tersebut menegaskan komitmen beliau dalam membina kualitas akademik sekaligus memastikan bahwa inovasi mahasiswa memiliki relevansi, dampak, dan keberlanjutan implementasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga ruang inkubasi ide yang berpotensi berkembang menjadi program nyata di tingkat lokal maupun nasional.

ECoGREEN Project Closure Meeting

Tanggal: 9 – 10 Februari 2026
Lokasi: Parahyangan Catholic University

Acara penutupan proyek ECoGREEN menjadi momentum refleksi atas capaian program sekaligus peluncuran fase keberlanjutan. Kegiatan ini menampilkan paparan capaian utama proyek, pembelajaran lintas negara, serta penguatan jejaring kolaboratif antara mitra Indonesia dan Eropa. Momen paling krusial dalam acara ini adalah peresmian CELS (Consortium on Ecoliteracy and Sustainability), yang menjadi wadah permanen untuk melanjutkan misi ECoGREEN setelah proyek resmi berakhir. Dengan terbentuknya CELS, kolaborasi dan dampak program tidak berhenti pada siklus proyek, tetapi bertransformasi menjadi gerakan institusional jangka panjang.

Sebagai Koordinator Work Package 6, Prof. Ir. Markus Hartono memiliki peran strategis dalam memastikan seluruh capaian proyek terdokumentasi, terdiseminasi secara luas, dan memiliki strategi eksploitasi hasil yang berkelanjutan. Kontribusi beliau mencakup penguatan komunikasi antar-mitra, publikasi hasil kegiatan, serta pengembangan skema keberlanjutan pasca-proyek melalui konsorsium CELS ke depannya.

Kehadiran dan keterlibatan aktif Prof. Ir. Markus Hartono dalam rangkaian kegiatan ECoGREEN ini menunjukkan peran strategis akademisi Indonesia dalam kolaborasi internasional di bidang keberlanjutan. Sebagai Guru Besar di Program Studi Teknik Industri UBAYA, beliau berkontribusi dalam berbagai peran penting mulai dari memoderasi diskusi ilmiah tingkat internasional, menjadi juri konferensi mahasiswa nasional, hingga mengoordinasikan strategi komunikasi dan diseminasi proyek ECoGREEN. Partisipasi ini sekaligus mencerminkan komitmen Program Studi Teknik Industri UBAYA—yang telah terakreditasi nasional Unggul (LAM Teknik) dan terakreditasi internasional IABEE—dalam mendorong pendidikan tinggi yang berdampak global, kolaboratif, dan relevan dengan tantangan keberlanjutan masa depan. Bersama jejaring mitra internasional, UBAYA terus berkontribusi menghadirkan inovasi pendidikan dan riset yang mendorong terciptanya generasi profesional yang siap membangun masa depan yang lebih berkelanjutan. (mh, edited by ed)

#FunLearningBrightCareer

 

 

The post ECoGREEN 2026: Dari Literasi Ekologis Menuju Aksi Nyata Keberlanjutan appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>
Pengalaman Magang Mahasiswa Teknik Industri UBAYA di Dunia Industri https://ti.ubaya.ac.id/2026/02/10/pengalaman-magang-mahasiswa-teknik-industri-ubaya-di-dunia-industri/ Tue, 10 Feb 2026 05:43:05 +0000 https://ti.ubaya.ac.id/?p=93436 Program magang merupakan salah satu elemen krusial dalam proses pembelajaran mahasiswa karena berfungsi sebagai jembatan antara teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di dunia industri. Melalui kegiatan magang, mahasiswa tidak hanya memahami dinamika kerja profesional, tetapi juga mengasah kemampuan beradaptasi, berproses, serta memberikan kontribusi nyata di lingkungan kerja. Sejalan dengan komitmen tersebut, […]

The post Pengalaman Magang Mahasiswa Teknik Industri UBAYA di Dunia Industri appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>

Program magang merupakan salah satu elemen krusial dalam proses pembelajaran mahasiswa karena berfungsi sebagai jembatan antara teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di dunia industri. Melalui kegiatan magang, mahasiswa tidak hanya memahami dinamika kerja profesional, tetapi juga mengasah kemampuan beradaptasi, berproses, serta memberikan kontribusi nyata di lingkungan kerja.

Sejalan dengan komitmen tersebut, Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) yang telah terakreditasi Unggul (LAM Teknik) dan berstandar internasional (IABEE) secara konsisten menghadirkan program magang sebagai bagian dari penguatan professional experience mahasiswa. Pengalaman berharga ini turut dirasakan oleh Brenda Noviarista Budiasih, mahasiswa Teknik Industri UBAYA angkatan 2022, yang mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan program magang di PT Untung Bersama Sejahtera atau yang lebih dikenal dengan UBS Gold, perusahaan nasional yang bergerak di bidang produksi perhiasan emas dan logam mulia.

Pada periode Maret hingga Juni 2025, tepatnya di semester 6, Brenda mengikuti program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Magang Bersertifikat di UBS Gold. Dalam program tersebut, Brenda ditempatkan di Departemen Human Capital, khususnya pada Tim Recruitment, yang memberinya kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai aktivitas strategis perusahaan.

Selama menjalani magang, Brenda dipercaya oleh mentor untuk berperan sebagai asisten dalam proyek pengukuran beban kerja karyawan atau person in charge (PIC). Proyek ini menggunakan metode Daily Activity and Plan (DAP) yang memuat data jenis aktivitas beserta durasinya. Data tersebut kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi output setiap aktivitas dan dijadikan dasar dalam penyusunan Business Process Model (BPM) sebagai acuan kapasitas kerja di Dept Human Capital.

Selain proyek pengukuran beban kerja, Brenda juga terlibat dalam analisis waste pada proses rekrutmen karyawan. Analisis ini merupakan implementasi langsung dari mata kuliah Lean Enterprise System yang telah dipelajari di bangku kuliah. Waste yang teridentifikasi kemudian divalidasi bersama PIC terkait. Apabila terbukti relevan, solusi perbaikan dirumuskan melalui sesi brainstorming yang dilakukan dalam rapat mingguan Tim Recruitment.

Tak hanya kompetensi teknis, pengalaman magang ini juga membentuk karakter dan etos kerja profesional. Selama magang di UBS Gold, Brenda mempelajari lima nilai budaya perusahaan, salah satunya adalah menjadi pribadi yang tough atau tangguh. Aturan perusahaan yang melarang penggunaan gawai pribadi selama jam kerja menuntut Brenda untuk mengelola waktu secara efektif, menentukan skala prioritas, serta meningkatkan efisiensi komunikasi dan koordinasi tim.

Keterbatasan tersebut justru menjadi sarana pembelajaran berharga dalam hal manajemen kerja, delegasi tugas, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan profesional. Selain itu, interaksi langsung dengan mentor, karyawan, hingga jajaran manajemen perusahaan memberikan pengalaman nyata dalam membangun komunikasi profesional, menyampaikan pendapat, dan bekerja sama secara kolaboratif.

Menutup pengalaman magangnya, Brenda mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan emas yang diperolehnya. Selain memberikan kontribusi positif bagi perusahaan, pengalaman ini juga menjadi insight berharga bagi pengembangan pembelajaran di Teknik Industri UBAYA agar semakin selaras dengan kebutuhan industri terkini. Brenda berharap pengalaman magang ini dapat menginspirasi mahasiswa lain, khususnya adik tingkat, untuk berani mengambil kesempatan magang sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dan value diri, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. (bren, edited by ed)

#FunLearningBrightCareer

The post Pengalaman Magang Mahasiswa Teknik Industri UBAYA di Dunia Industri appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>
Cerita Magang Mahasiswa Teknik Industri UBAYA di Industri Manufaktur https://ti.ubaya.ac.id/2026/02/02/cerita-magang-mahasiswa-teknik-industri-ubaya-di-industri-manufaktur/ Mon, 02 Feb 2026 05:39:38 +0000 https://ti.ubaya.ac.id/?p=93429 Charlotie Arliza Chelonia Frans, mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) Angkatan 2022, menjalani program magang dari bulan Agustus sampai Desember 2025 di PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) pada Departemen Logistik. Perusahaan ini bergerak di bidang produksi krimer non-dairy yang didistribusikan ke berbagai pelanggan, sehingga sistem logistik memegang peranan penting dalam menjaga kelancaran proses […]

The post Cerita Magang Mahasiswa Teknik Industri UBAYA di Industri Manufaktur appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>

Charlotie Arliza Chelonia Frans, mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) Angkatan 2022, menjalani program magang dari bulan Agustus sampai Desember 2025 di PT Lautan Natural Krimerindo (LNK) pada Departemen Logistik. Perusahaan ini bergerak di bidang produksi krimer non-dairy yang didistribusikan ke berbagai pelanggan, sehingga sistem logistik memegang peranan penting dalam menjaga kelancaran proses distribusi produk.

Selama lima bulan magang, Chelo, panggilan akrabnya, terlibat langsung dalam kegiatan administrasi dan operasional logistik, mulai dari penginputan data pengiriman ke dalam sistem, pembuatan serta pengecekan dokumen pengiriman, hingga memastikan kesesuaian data antara pesanan pelanggan dan barang yang dikirim. Ia juga mempelajari penggunaan sistem SAP untuk memproses delivery order dan memantau status pengiriman, yang menuntut ketelitian tinggi dalam pengelolaan data. Selain itu, koordinasi dengan tim gudang dan bagian terkait dilakukan untuk memastikan proses distribusi berjalan tepat waktu dan sesuai prosedur perusahaan.

Pengalaman magang ini tidak hanya memberikan pemahaman teknis mengenai alur supply chain dan administrasi logistik, tetapi juga mengembangkan soft skills seperti komunikasi, manajemen waktu, dan ketelitian dalam bekerja. Meskipun menghadapi tantangan pada tahap awal adaptasi terhadap sistem dan ritme kerja perusahaan, dengan bimbingan Bapak Sukma dan Bapak Very dari PT LNK serta Ibu Indri Hapsari dari Teknik Industri UBAYA, dan dukungan rekan kerja, Chelo mampu menyesuaikan diri dengan baik. Secara keseluruhan, program magang ini memberikan gambaran nyata dunia kerja profesional serta memperkuat minat untuk berkarier di bidang logistik, supply chain, dan analisis data.

Program magang ini mencerminkan komitmen Program Studi Teknik Industri UBAYA yang telah terakreditasi Unggul (LAM Teknik) dan Internasional (IABEE) dalam memberikan professional experience berbasis praktik industri. Melalui keterlibatan langsung mahasiswa di dunia kerja, Teknik Industri UBAYA terus mendorong penguatan kompetensi akademik, profesional, dan karakter lulusan agar siap menghadapi tantangan industri global. (ch, edited by ed)

#FunLearningBrightCareer

The post Cerita Magang Mahasiswa Teknik Industri UBAYA di Industri Manufaktur appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>
Teknik Industri UBAYA Dampingi SMA St. Louis 2 Terapkan Budaya 5R https://ti.ubaya.ac.id/2026/02/02/teknik-industri-ubaya-dampingi-sma-st-louis-2-terapkan-budaya-5r/ Mon, 02 Feb 2026 05:19:47 +0000 https://ti.ubaya.ac.id/?p=93450 Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) menyelenggarakan pelatihan 5R bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di SMA St. Louis 2 Surabaya pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Evy Herowati, Moch. Arbi Hadiyat, Ph.D., dan Dr. Rahman Dwi Wahyudi sebagai pemateri, serta diikuti oleh 41 peserta yang terdiri dari guru, tenaga tata […]

The post Teknik Industri UBAYA Dampingi SMA St. Louis 2 Terapkan Budaya 5R appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>

Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) menyelenggarakan pelatihan 5R bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di SMA St. Louis 2 Surabaya pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Evy Herowati, Moch. Arbi Hadiyat, Ph.D., dan Dr. Rahman Dwi Wahyudi sebagai pemateri, serta diikuti oleh 41 peserta yang terdiri dari guru, tenaga tata usaha, pembantu pelaksana, dan tim keamanan sekolah. Kehadiran pimpinan sekolah menunjukkan komitmen bersama dalam membangun budaya kerja yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Pelatihan membahas konsep 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) sebagai metode penataan lingkungan kerja yang bertujuan meningkatkan keselamatan, mutu, dan produktivitas. Fokus utama kegiatan adalah R5: Rajin (Sustain), yang menekankan pentingnya disiplin dalam mempertahankan standar melalui audit rutin dan perbaikan berkelanjutan. Peserta juga diajak memahami dampak pemborosan serta pentingnya konsistensi dalam menerapkan 5R sebagai bagian dari budaya organisasi.

Melalui sesi diskusi kelompok dan penyusunan rencana aksi, peserta merumuskan langkah konkret implementasi 5R di lingkungan sekolah, seperti integrasi dalam SOP kelas, audit berkala, serta penguatan visual reminder.

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya sebagai bagian dari proses pendampingan berkelanjutan dalam implementasi 5R di lingkungan sekolah. Keberlanjutan program ini menegaskan komitmen bersama untuk tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memastikan konsistensi penerapannya dalam praktik sehari-hari.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen Program Studi Teknik Industri UBAYA sebagai program studi yang telah terakreditasi Unggul oleh Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Teknik serta terakreditasi internasional oleh Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Melalui pengabdian kepada masyarakat yang terstruktur dan berkesinambungan, Teknik Industri UBAYA terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis dalam mendorong budaya mutu dan perbaikan berkelanjutan di institusi pendidikan. (rdw, edited by ed)

 

#FunLearningBrightCareer

The post Teknik Industri UBAYA Dampingi SMA St. Louis 2 Terapkan Budaya 5R appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>
Belajar, Berproses, Berkontribusi: Mahasiswa Teknik Industri UBAYA Magang di PT Bernofarm https://ti.ubaya.ac.id/2026/01/27/belajar-berproses-berkontribusi-mahasiswa-teknik-industri-ubaya-magang-di-pt-bernofarm/ Tue, 27 Jan 2026 09:22:35 +0000 https://ti.ubaya.ac.id/?p=93400 Program magang merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa, khususnya dalam menjembatani teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di dunia industri. Melalui kegiatan magang, mahasiswa tidak hanya belajar memahami proses kerja profesional, tetapi juga dilatih untuk berproses dan berkontribusi secara nyata. Program magang ditawarkan Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) untuk […]

The post Belajar, Berproses, Berkontribusi: Mahasiswa Teknik Industri UBAYA Magang di PT Bernofarm appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>

Program magang merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa, khususnya dalam menjembatani teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik nyata di dunia industri. Melalui kegiatan magang, mahasiswa tidak hanya belajar memahami proses kerja profesional, tetapi juga dilatih untuk berproses dan berkontribusi secara nyata. Program magang ditawarkan Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) untuk memberikan mahasiswa professional experience di dunia industri. Hal ini juga dialami oleh Salsabila Eka Rochmawati, mahasiswa Teknik Industri UBAYA tahun 2022. Bila, panggilan akrabnya, mendapatkan kesempatan berharga untuk magang di PT Bernofarm, sebuah perusahaan farmasi nasional Indonesia yang memproduksi berbagai macam obat-obatan, suplemen vitamin, dan produk kesehatan lainnya, dengan fokus pada kualitas, inovasi, dan riset untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

Mari simak cerita Bila yang mengesankan selama magang di perusahaan tersebut.

Magang di PT Bernofarm dari Juli hingga Desember 2025 menjadi pengalaman yang membuka cara pandang saya terhadap dunia industri farmasi, khususnya dalam melihat keterkaitan antara efisiensi operasional dan keselamatan kerja. Kegiatan magang diawali dengan keterlibatan saya di Divisi Business Excellence, di mana saya mempelajari secara langsung bagaimana air sebagai utilitas utama dikelola dan dimanfaatkan untuk menunjang proses produksi di Bernofarm 1 dan Bernofarm 2. Saya terlibat dalam penyusunan denah alur distribusi air, mulai dari sumber PDAM hingga titik pemakaian di area produksi, serta melakukan pengukuran langsung menggunakan water meter dan hour meter. Dari data tersebut, saya menghitung debit air, total konsumsi air produksi, hingga estimasi biaya yang harus dibayarkan kepada pihak PDAM. Kegiatan ini mengajarkan saya bahwa pengambilan keputusan operasional harus berbasis data yang akurat, karena setiap angka memiliki implikasi langsung terhadap efisiensi dan biaya perusahaan. Sebagai mahasiswa Teknik Industri, pengalaman ini sangat relevan dengan konsep analisis sistem, pengendalian biaya, dan perbaikan proses yang selama ini saya pelajari secara teoritis.

Seiring berjalannya waktu, saya mulai memahami bahwa sistem utilitas tidak hanya berkaitan dengan efisiensi, tetapi juga memiliki aspek keselamatan yang tidak kalah penting. Pemahaman tersebut membawa saya melanjutkan kegiatan magang ke Divisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dengan fokus pada unit boiler yang merupakan salah satu pengguna utama air produksi sekaligus sistem dengan tingkat risiko tinggi. Di unit ini, saya mengamati secara langsung proses pengolahan air hingga menjadi uap bertekanan tinggi, serta mengidentifikasi berbagai potensi bahaya seperti kebocoran uap panas, tekanan berlebih, dan paparan bahan kimia pada proses regenerasi. Dengan menerapkan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control), saya belajar menganalisis risiko secara sistematis, menilai tingkat kemungkinan dan keparahan, serta merumuskan langkah pengendalian yang tepat melalui pendekatan teknis, administratif, dan penggunaan alat pelindung diri. Melalui observasi lapangan, diskusi dengan operator, dan validasi bersama tim EHS, saya menyadari bahwa keselamatan kerja bukan hanya tanggung jawab satu divisi, melainkan hasil dari kerja sama dan disiplin seluruh pihak yang terlibat.

Dibimbing oleh Pak Arief (pembimbing perusahaan) dan Ibu Yenny Sari (dosen pembimbing), saya bersyukur bisa melewati magang ini dengan baik. Secara keseluruhan, pengalaman magang ini memberikan pembelajaran yang sangat berarti bagi saya, sehingga tidak hanya memahami bagaimana teori diterapkan di lapangan, tetapi juga belajar beradaptasi dengan alur kerja industri, berkomunikasi dengan berbagai divisi, serta melihat pentingnya keseimbangan antara efisiensi dan keselamatan. Dari menghitung debit air hingga menganalisis risiko boiler, saya semakin yakin bahwa peran Teknik Industri adalah memastikan sistem berjalan optimal tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan keberlanjutan. Pengalaman ini membentuk cara berpikir saya untuk lebih kritis, sistematis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan dunia kerja ke depan. (bila)

#FunLearningBrightCareer

The post Belajar, Berproses, Berkontribusi: Mahasiswa Teknik Industri UBAYA Magang di PT Bernofarm appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>
Belajar Langsung di Dunia Industri: Pengalaman Magang Mahasiswa Teknik Industri UBAYA https://ti.ubaya.ac.id/2026/01/20/belajar-langsung-di-dunia-industri-pengalaman-magang-mahasiswa-teknik-industri-ubaya/ Tue, 20 Jan 2026 08:37:13 +0000 https://ti.ubaya.ac.id/?p=93422 Program magang menjadi bagian strategis dalam proses pembelajaran mahasiswa karena menghadirkan pengalaman belajar langsung di dunia industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mengembangkan pola pikir analitis, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta membangun kesiapan dalam menghadapi tantangan profesional secara nyata. Komitmen tersebut secara konsisten diwujudkan oleh Program […]

The post Belajar Langsung di Dunia Industri: Pengalaman Magang Mahasiswa Teknik Industri UBAYA appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>

Program magang menjadi bagian strategis dalam proses pembelajaran mahasiswa karena menghadirkan pengalaman belajar langsung di dunia industri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mengembangkan pola pikir analitis, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta membangun kesiapan dalam menghadapi tantangan profesional secara nyata.

Komitmen tersebut secara konsisten diwujudkan oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) yang telah terakreditasi Unggul (LAM Teknik) dan internasional (IABEE), melalui penyelenggaraan program magang di berbagai perusahaan nasional maupun multinasional. Pengalaman berharga tersebut juga dirasakan oleh Viviana Cristanty dan Alvin Batubara, mahasiswa Teknik Industri UBAYA angkatan 2022, yang mengikuti program magang selama empat bulan, dari Agustus hingga November 2025, di PT Satoria Agro Industri, perusahaan yang bergerak di industri makanan berkualitas tinggi.

Selama menjalani program magang, Viviana dan Alvin ditempatkan di Divisi Continuous Improvement (CI), sebuah divisi strategis yang berperan penting dalam mendorong perbaikan berkelanjutan, peningkatan efisiensi proses, serta penguatan kualitas dan produktivitas perusahaan. Penempatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana konsep Teknik Industri diterapkan secara sistematis dan terintegrasi dalam dunia kerja.

Bekerja di Divisi CI menuntut mahasiswa untuk memiliki pola pikir kritis dan analitis. Tidak hanya berperan sebagai pengamat, Viviana dan Alvin terlibat aktif sebagai penghubung antara tim produksi di lapangan dengan berbagai divisi lain, termasuk manajemen, sehingga memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai alur proses bisnis perusahaan. Selama masa magang, keduanya terlibat langsung dalam sejumlah proyek strategis perusahaan, antara lain evaluasi kinerja foreman produksi secara objektif, optimasi dan penyeimbangan aliran produksi untuk meningkatkan efisiensi, serta keterlibatan dalam riset peningkatan mutu produk unggulan perusahaan. Proyek-proyek ini memberikan pengalaman nyata dalam menerapkan konsep Teknik Industri secara komprehensif di lingkungan kerja profesional.

Salah satu pengalaman paling berkesan adalah proses pengambilan data di lapangan. Demi memperoleh data yang akurat dan real-time, Viviana dan Alvin kerap mengikuti jam kerja shift operator produksi. Pengalaman tersebut memberikan perspektif baru mengenai dedikasi tenaga kerja di lini terdepan serta pentingnya pendekatan humanis dalam setiap upaya perbaikan proses.

Selain penguatan kompetensi teknis seperti pengolahan dan analisis data, pengalaman magang ini juga memberikan pembelajaran penting terkait manajemen manusia dan sistem kerja. Dibimbing oleh Pak Akbar (pembimbing perusahaan) dan Ibu Yenny Sari (dosen pembimbing), mahasiswa belajar bahwa setiap upaya perbaikan proses tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga harus mempertimbangkan faktor manusia, komunikasi, serta budaya kerja.

Melalui interaksi dan diskusi intensif dengan berbagai pihak, mahasiswa belajar menghadapi beragam karakter, menyampaikan gagasan perbaikan secara konstruktif, serta memahami risiko dan dampak dari setiap keputusan. Pembelajaran ini memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya efektivitas organisasi, kolaborasi tim, dan keberlanjutan sistem kerja.

(vc, edited by ed)

#FunLearningBrightCareer

The post Belajar Langsung di Dunia Industri: Pengalaman Magang Mahasiswa Teknik Industri UBAYA appeared first on Teknik Industri Ubaya.

]]>