Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran kontekstual melalui penyelenggaraan kuliah tamu daring bertajuk “Kinerja Industri Indonesia: Dari Indikator hingga Implikasi”. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 5 Desember 2025 ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk memahami dinamika industri nasional melalui pendekatan berbasis data dan kebijakan. Kuliah tamu ini menghadirkan Dr. Ir. Siti Afiani Musyarofah, STP, MT, analis kebijakan dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, sebagai narasumber utama dan dimoderatori oleh Dr. Moch. Arbi Hadiyat. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Teknik Industri UBAYA yang telah terakreditasi Unggul dan berstandar internasional.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa kinerja industri Indonesia tidak hanya diukur dari output dan produktivitas, tetapi juga melalui berbagai indikator dan indeks industri. Salah satu indikator penting yang dibahas adalah Indeks Kepercayaan Industri (IKI), yang mencerminkan optimisme pelaku industri terhadap kondisi usaha saat ini dan enam bulan ke depan. Lebih lanjut, indikator-indikator tersebut berperan penting dalam perumusan kebijakan pemerintah, termasuk pemberian insentif dan penguatan daya saing industri nasional. Indeks bukan sekadar angka, melainkan refleksi kondisi nyata dan ekspektasi dunia usaha.
Lebih lanjut, narasumber menekankan bahwa indikator industri tidak sekadar berfungsi sebagai data statistik, melainkan sebagai alat strategis dalam pengambilan keputusan. Pemerintah memanfaatkan hasil pengukuran indeks industri untuk merancang kebijakan yang adaptif, termasuk dalam pemberian insentif, penguatan daya saing, dan pengembangan sektor industri prioritas.
“Indeks bukan hanya angka, tetapi refleksi kondisi nyata dan ekspektasi pelaku industri,” jelasnya. Pemahaman terhadap indikator-indikator ini dinilai penting, terutama bagi mahasiswa teknik industri yang kelak akan terlibat langsung dalam dunia usaha maupun perumusan strategi operasional perusahaan.
Kuliah tamu berlangsung dinamis dan interaktif. Para mahasiswa, khususnya yang sedang menjalani program magang di perusahaan, aktif mengajukan pertanyaan terkait tantangan industri terkini, ketidakpastian ekonomi global, serta relevansi indeks industri dalam pengambilan keputusan bisnis di tingkat perusahaan.
Melalui kegiatan ini, Teknik Industri UBAYA menegaskan perannya sebagai program studi yang tidak hanya terakreditasi Unggul dan terinternasional, tetapi juga responsif terhadap isu strategis nasional. Dengan menghadirkan praktisi dan pembuat kebijakan, kuliah tamu ini menjadi sarana efektif untuk meningkatkan literasi industri, memperluas wawasan mahasiswa, serta memperkuat sinergi antara dunia akademik, industri, dan pemerintah.
Kuliah tamu daring ini diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dan masyarakat umum dalam memahami kinerja industri Indonesia, sekaligus mendorong lahirnya lulusan yang adaptif, kritis, dan siap berkontribusi dalam pembangunan industri nasional. (mah, edited by ed)
#FunLearningBrightCareer