Peringatan Dies Natalis ke-58 Universitas Surabaya (UBAYA) menjadi momentum penuh kebanggaan bagi Program Studi Teknik Industri. Dalam perayaan tahun ini, sivitas akademika Teknik Industri UBAYA kembali menorehkan berbagai prestasi mengesankan, baik di bidang akademik, penelitian, maupun non-akademik.
Sebagai program studi (prodi) yang telah terakreditasi Unggul oleh LAM Teknik serta terakreditasi internasional oleh IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education), Teknik Industri UBAYA terus menunjukkan komitmen dalam menjaga kualitas pendidikan yang berstandar nasional dan global. Pencapaian ini menjadi fondasi kuat dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di tingkat internasional.
Prestasi Akademik dan Institusional
Dalam ajang Educational Organizations Management System (EOMS) Award 2026, Prodi Teknik Industri berhasil meraih penghargaan atas peningkatan jumlah mahasiswa baru. Selain itu, Magister Teknik Industri berhasil meraih Juara Umum Unit Akademik, mencerminkan kinerja unggul dalam pengelolaan pendidikan.
Di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, penghargaan Ubaya Research and Community Engagement Award (URCEA) 2026 turut memperkuat reputasi akademik program studi. Prof. Ir. Markus Hartono, Ph.D. meraih penghargaan sebagai Peneliti Utama Terbaik II, sementara Dr. Gunawan memperoleh Pengabdi Terbaik III. Prestasi ini menunjukkan kontribusi nyata dosen dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.
Prestasi Non-Akademik: Semangat Kebersamaan dan Sportivitas
Keunggulan Teknik Industri UBAYA juga tercermin dalam berbagai capaian non-akademik. Dalam ajang olahraga Liga Damai, tim futsal berhasil meraih Juara I, II, dan III, dengan partisipasi aktif Prof. Ir. Joniarto Parung, Ph.D., Dr. Stefanus Soegiharto, dan Dr. Benny Lianto.
Selain itu, Dr. Hazrul Iswadi meraih Juara III pada cabang bulu tangkis kategori Liga Utama, serta Ir. Argo Hadi Kusumo, M.B.A. bersama tim berhasil meraih Juara I dalam lomba Singe Song. Prestasi ini mencerminkan keseimbangan antara keunggulan akademik dan pengembangan minat serta bakat.
Apresiasi Dedikasi dan Pengembangan SDM
Dies Natalis ke-58 juga menjadi ajang apresiasi atas dedikasi para dosen melalui penghargaan kesetiaan masa kerja, mulai dari 10 hingga 35 tahun. Di antaranya, I Made Ronyastra, Ph.D. (10 tahun), Esti Dwi Rinawiyanti, Ph.D. (15 tahun), Prof. Ir. Markus Hartono, Ph.D. (25 tahun), serta Ir. Eric Wibisono, Ph.D., Dr. Stefanus Soegiharto, dan Dr. Rosita Meitha Surjani (30 tahun), hingga Prof. Ir. Joniarto Parung, Ph.D. (35 tahun).
Selain itu, pencapaian akademik juga ditunjukkan oleh Dr. I Made Ronyastra yang telah berhasil menyelesaikan studi lanjut dengan baik, semakin memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan program studi.
Melangkah Maju dengan Standar Global
Dengan berbagai prestasi gemilang tersebut, Teknik Industri UBAYA terus menegaskan posisinya sebagai program studi yang tidak hanya unggul secara nasional, tetapi juga diakui secara internasional. Sinergi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan.
Momentum Dies Natalis ini diharapkan semakin memperkuat semangat seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa. Bersama, Teknik Industri UBAYA terus melangkah maju menuju keunggulan global. (ed)
#FunLearningBrightCareer

