web analytics

Teknik Industri Ubaya berpartisipasi dalam 2nd Asia Pasific Conference on Industrial Engineering and Operation Management yang diselenggarakan oleh IEOM Society International

Pada tanggal 14-16 September 2021 IEOM Society International mengadakan acara 2nd Asia Pasific Conference on Industrial Engineering and Operation Management. Acara ini diadakan secara online dikarenakan oleh pandemi Covid-19 dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) sebagai tuan rumahnya. Kegiatan yang diadakan adalah Undergraduate Student Paper Competition, Graduate Student Paper Competition, Master Thesis Competition, Doctoral Dissertation Competition, Senior Capstone Design Project Competition, Undergraduate Research Competition, Human Factors and Ergonomics Competition, Lean Six Sigma Competition, Simulation Competition, Supply Chain and Logistics Competition, dan Poster Competition. Perlombaan yang diikuti oleh tim dari Teknik Industri Universitas Surabaya adalah Poster Competition yang mengangkat tema mengenai “industrialisasi” dan peserta memilih tema mengenai “Procurement and Supply Management”.

Anak Agung Ayu Rias Pradnyadewi, Fabianus Irawan Tanuwijaya, Subki Abdurrahman, dan Velicia Oktaviani Susanto,  mahasiswa Teknik Industri Universitas Surabaya berhasil meraih juara 1 pada IEOM 2021. Pada kesempatan ini, peserta memilih tema “e-procurement” dengan judul “Corruption Cases in The Government Goods and Services Procurement”. Pemilihan tema tersebut dikarenakan oleh ketertarikan peserta terhadap materi perkuliahan yang sedang diampu pada saat tersebut dikarenakan oleh pentingnya Procurement and Supply Management dalam rantai pasok dan masih banyaknya kasus korupsi dan diusulkan untuk dapat diatasi dengan adanya e-procurement yang baik. Penilaian IEOM dilakukan melalui presentasi yang dilakukan oleh peserta yang dilaksanakan pada tanggal 13 September 2021 dan diumumkan pada tanggal 16 September 2021.

Peserta memaparkan motivasinya untuk mengikuti IEOM ini adalah untuk menambah wawasan, pengalaman, serta keinginan untuk berkompetisi. Peserta mendapatkan informasi mengenai lomba tersebut melalui dosen pengajar matakuliah yang berkaitan. Beberapa tantangan juga dialami selama mempersiapkan persyaratan untuk perlombaan, salah satunya adalah kurangnya wawasan mengenai peraturan perundangan yang mengatur serta pendalaman materi mengenai e-procurement itu sendiri. Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan melakukan research yang kemudian dipaparkan melalui karya ilmiah. Ada beberapa pesan yang dapat disampaikan untuk teman-teman Teknik Industri Universitas Surabaya lainnya, yaitu mencobalah untuk menemukan pengalaman-pengalaman baru yang tidak dapat ditemui selama perkuliahan karena bermanfaat dalam membentuk pola pikir dan wawasan yang lebih luas agar dapat menjadi lebih kompeten dan mampu mengingat materi perkuliahan lebih baik melalui media kompetisi.

UA-129886102-1