Alumni Teknik Industri UBAYA Hadirkan Wawasan Global tentang Strategi Rantai Pasok Agribisnis ti May 21, 2026

Alumni Teknik Industri UBAYA Hadirkan Wawasan Global tentang Strategi Rantai Pasok Agribisnis

Program Studi Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) kembali menghadirkan praktisi yang juga merupakan alumni TI 2009, Andrianto Gunawan, S.T. Kegiatan kuliah tamu bertajuk “Agribusiness Supply Chain and International Trade Operations” diadakan di hari Selasa, 21 April 2026. Pada kegiatan tersebut, alumni yang pernah menjabat sebagai Warehouse Assistant Manager di PT. Scoular Trading Indonesia ini membagikan wawasan mendalam mengenai dua pilar utama Teknik Industri: Procurement (Pengadaan) dan Warehousing (Pergudangan) dalam skala internasional.

Kehadiran Kak Andrianto memberikan perspektif praktis yang sangat berharga bagi mahasiswa mengenai peran Teknik Industri dalam industri pangan global, khususnya dalam pengelolaan komoditas skala internasional. Dalam pemaparannya, Kak Andrianto menekankan bahwa industri agribisnis merupakan sektor vital. Komoditas seperti kedelai (soybean) bukan sekadar barang dagangan, melainkan kebutuhan primer yang menyangkut ketahanan pangan nasional. Dalam industri agribisnis global, procurement adalah fungsi strategis yang menentukan keberlangsungan produksi. Kak Andrianto menjelaskan bahwa proses pengadaan barang dan jasa dari sumber eksternal harus dilakukan dengan perhitungan matang untuk efisiensi operasional dan pengelolaan risiko.

“Procurement bukan hanya soal harga murah, tapi soal ketepatan Lead Time dan Term of Payment (TOP) yang sesuai dengan kondisi finansial perusahaan,” jelas Kak Andrianto. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara bagian gudang dan pengadaan. Perlu adanya identifikasi kebutuhan gudang yang memberikan informasi sisa stok dan spesifikasi barang yang dibutuhkan. Lalu Tim procurement mencari minimal tiga supplier untuk dibandingan secara kualitas, harga, dan kecepatan pengiriman untuk menghindari stock-out yang dapat mengakibatkan terhentinya distribusi pangan ke masyarakat.

Sebagai seorang praktisi di bidang pergudangan, Kak Andrianto menjelaskan peran vital gudang sebagai titik kontrol kualitas dan kuantitas bagi komoditas ekspor-impor. Ia menekankan bahwa gudang agribisnis memiliki tantangan tersendiri karena sifat komoditasnya yang cenderung mudah rusak, sehingga memerlukan penanganan yang presisi. Dalam hal ini, implementasi Warehouse Management System (WMS) menjadi krusial guna memastikan pencatatan digital melalui stock card dan sistem lokasi berjalan akurat, yang pada gilirannya mempermudah pelacakan barang secara real-time. Keamanan kualitas produk pertanian seperti kedelai dan jagung juga sangat bergantung pada penerapan alur barang yang ketat melalui prinsip FIFO (First In, First Out) maupun LIFO (Last In, First Out) untuk menjaga kesegaran stok. Selain itu, penggunaan kontainer berstandar ISO menjadi solusi kontainerisasi yang memungkinkan proses fast handling atau pemindahan cepat dari moda transportasi kapal ke gudang darat tanpa risiko merusak isi produk. Pada akhirnya, Kak Andrianto menekankan bahwa seorang lulusan Teknik Industri harus memiliki kemampuan dalam optimasi tata letak guna merancang layout gudang yang efisien, sehingga mampu meminimalkan jarak angkut serta menekan biaya material handling secara signifikan.

Kak Andrianto berpesan bahwa lulusan Teknik Industri memiliki keunggulan kompetitif dalam melakukan Cost Analysis (analisis biaya produksi hingga logistik) dan optimasi tata letak penyimpanan. Integrasi antara perencanaan (planning), permintaan (demand), dan kapasitas gudang adalah kunci keberhasilan operasional.

“Seorang Industrial Engineer harus mampu melihat gambaran besar dari sebuah sistem, namun tetap teliti pada detail operasional di lapangan,” tambahnya.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana para mahasiswa antusias menggali lebih dalam mengenai tantangan nyata di dunia kerja. Melalui sharing alumni ini, Program Studi Teknik Industri Ubaya terus membuktikan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul, berdaya saing global, dan memiliki wawasan industri yang tajam. (jf)

#FunLearningBrightCareer

Tag: #TIUbaya #AlumniUbaya #SupplyChain #Agribusiness #InternationalTrade #IndustrialEngineering #Procurement #Warehousing