Studi Ekskursi Teknik Industri UBAYA 2026: Menjelajah Bandung, Menemukan Cerita di Setiap Perjalanan ti July 22, 2026

Studi Ekskursi Teknik Industri UBAYA 2026: Menjelajah Bandung, Menemukan Cerita di Setiap Perjalanan

Setelah melewati padatnya perkuliahan dan ujian akhir semester, anggota Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Teknik Industri Universitas Surabaya (UBAYA) akhirnya memiliki kesempatan untuk beristirahat sejenak melalui Studi Ekskursi 2026. Berlangsung pada 18–21 Juli 2026, perjalanan ini membawa 35 peserta untuk menikmati berbagai sisi Bandung, mulai dari wisata, sejarah, hingga potensi desa wisata.

Selama empat hari, peserta mengunjungi berbagai destinasi yang menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari wisata alam, sejarah, hingga kawasan perkotaan yang menjadi bagian dari identitas Kota Bandung. Beberapa destinasi yang dikunjungi antara lain Farmhouse Lembang, kawasan Braga, museum, serta desa wisata.

Perjalanan dimulai dengan mengunjungi Farmhouse Lembang yang menawarkan suasana khas kawasan wisata pegunungan. Selain menikmati pemandangan dan berbagai fasilitas yang tersedia, peserta juga dapat menghabiskan waktu bersama dan membangun kedekatan antarpeserta setelah menjalani kesibukan selama masa perkuliahan.

Selanjutnya, perjalanan berlanjut ke kawasan Braga. Sebagai salah satu kawasan yang dikenal dengan suasana historis dan arsitektur khasnya, Braga memberikan pengalaman yang berbeda dari destinasi wisata alam sebelumnya. Peserta dapat menikmati suasana kota sekaligus melihat bagaimana kawasan bersejarah tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan daya tarik wisata Bandung.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan selama Studi Ekskursi adalah ketika peserta mengunjungi Desa Cikahuripan. Berada di lingkungan yang dekat dengan alam, peserta diajak untuk mengenal potensi desa dari sisi yang berbeda. Cikahuripan tidak hanya menawarkan wisata alam, tetapi juga memiliki potensi geowisata dan nilai sejarah yang membuat kawasan ini menarik untuk dieksplorasi.

Foto Peserta Studi Ekskursi KSM Teknik Industri saat mengunjungi Desa Cikahuripan

Kunjungan ke Desa Cikahuripan menjadi salah satu bagian yang memberikan pengalaman berbeda bagi peserta. Berada lebih dekat dengan lingkungan alam dan masyarakat lokal membuat perjalanan tidak hanya menjadi kegiatan rekreasi, tetapi juga membuka kesempatan untuk melihat potensi suatu daerah dari sudut pandang yang lebih luas. Keindahan alam yang dimiliki desa tersebut menunjukkan bahwa sebuah wilayah dapat memiliki daya tarik wisata yang berasal dari karakteristik alam, sejarah, dan kehidupan masyarakatnya.

Melalui perjalanan tersebut, peserta juga mendapatkan pengalaman mengenai pentingnya menjaga dan mengembangkan potensi lokal. Pengelolaan wisata tidak hanya berkaitan dengan tempat yang indah, tetapi juga bagaimana potensi tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan tanpa menghilangkan nilai alam, sejarah, maupun budaya yang dimiliki oleh suatu daerah.

Bagi mahasiswa Teknik Industri, pengalaman tersebut dapat menjadi perspektif tambahan di luar pembelajaran di ruang kelas. Penerapan ilmu Teknik Industri tidak selalu terbatas pada lingkungan perusahaan. Sebuah desa wisata pun dapat dipandang sebagai sebuah sistem yang terdiri dari berbagai komponen yang saling berkaitan, mulai dari sumber daya alam, masyarakat, fasilitas, hingga aktivitas ekonomi. Pengelolaan setiap komponen tersebut menjadi penting agar potensi yang dimiliki dapat terus berkembang dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Di luar berbagai destinasi yang dikunjungi, salah satu hal yang tidak kalah penting dari perjalanan ini adalah kebersamaan yang terbentuk selama empat hari. Berbagai perjalanan, obrolan, dan momen sederhana bersama menjadi bagian dari pengalaman yang mungkin tidak akan didapatkan melalui kegiatan perkuliahan sehari-hari.

Pada akhirnya, Studi Ekskursi KSM Teknik Industri 2026 bukan sekadar perjalanan untuk mengunjungi tempat-tempat baru. Setelah melewati kesibukan akademik, perjalanan ini menjadi ruang untuk beristirahat, menikmati kebersamaan, sekaligus melihat berbagai potensi yang ada di luar lingkungan kampus.

Dari suasana perkotaan di Braga hingga alam dan sejarah Desa Cikahuripan, perjalanan ini mengingatkan bahwa pengalaman belajar dapat ditemukan di mana saja. Karena terkadang, kita memang perlu berhenti sejenak dari rutinitas untuk melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. (lady)

#FunLearningBrightCareer